Miliarder Sebastian Pinera Kembali Pimpin Cile

Selasa, 19 Desember 2017 9:31


(ist)

CSR.id - Sebastian Pinera dari Partai Konservatif menang pemilu presiden (pilpres) Cile dengan hasil suara yang melebihi perkiraan banyak pihak.


Dia berjanji mendorong pertumbuhan ekonomi di negara eksportir tembaga terbesar dunia dan akan menerapkan kebijakan ramah bisnis dibandingkan pendahulunya dari kubu kiri-tengah. 


Komisi pemilu Cile mengumumkan mantan Presiden Pinera meraih 54,58% suara dan lawannya dari sayap kiri-tengah Alejandro Guillier meraih 45,42%.


Awalnya diperkirakan kedua calon terkuat itu akan meraih suara dengan selisih yang tipis. Meski demikian, hasil penghitungan menunjukkan Pinera unggul lebih banyak.


Pinera, 68, pernah memimpin Cile pada 2010 hignga 2014. Dia meraih suara lebih besar dibandingkan calon presiden manapun sejak Cile menerapkan demokrasi pada 1990. Kemenangan Pinera juga berarti kekalahan terbesar yang dialami koalisi kiri-tengah yang telah mendominasi politik Cile sejak berakhirnya kediktatoran Augusto Pinochet.


Pinera atau Guiller tidak menunjukkan minat melakukan perubahan dramatis dari model ekonomi pasar besar yang sejak lama diterapkan Cile. Meski demikian, kemenangan Pinera menegaskan meningkatnya tren dukungan publik pada sayap kanan di Amerika Selatan, terutama setelah bangkitnya para pemimpin konservatif di Peru, Argentina, dan Brasil.


Dia akan dilantik pada 11 Maret. “Meski ada berbagai perbedaan besar, di sana ada poin-poin penting kesepakatan,” kata Pinera ditujukan pada Guillier saat para pendukungnya menyambung kemenangan tersebut di pusat kota Santiago, kemarin.


Di jalanan kawasan kaya Santiago, tempat Pinera meraih sekitar 90% suara, warganya membunyikan terompet untuk menyambut kemenangan.


Saat pidato pengakuan kalah, Guillier mendorong para pendukungnya untuk membela reformasi progresif yang dilakukan Presiden Michelle Bachelet yang segera melepas jabatan.


Pinera mengalahkan Guillier dengan menyoroti kebijakannya yang ekstrem di negara yang terkenal dengan modernisasi. Pinera juga menyebut Guillier seperti sosialis Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Guillier memuji agenda kebijakan Bachelet untuk mengurangi kesenjangan dengan membuat pendidikan lebih terjangkau dan merombak perpajakan.


Para investor mendukung proposal ekonomi Pinera senilai USD250 miliar yang dianggap mendukung pertambangan di negara itu. Dia berjanji mendukung dan memberikan pendanaan secara stabil pada perusahaan tambang negara Cile, Codelco. Dia juga berjanji memangkas birokrasi yang selama ini menghalangi berbagai proyek di era pemerintahan Bachelet. 


(ayb/int)


Berita Terkait
Promotor Ungkap Alasan Soal Tiket Konser Celine Dion yang Mahal
Yura Yunita dan RAN Bantu Bayi di 'NICU Rangers'
Jonan Terima Life Achievement Award dari Universitas Indonesia
Profil Yuyu Sutisna, KASAU Baru yang Dilantik Jokowi Hari Ini
Golkar Resmi Umumkan Bambang Soesatyo Jadi Ketua DPR

Please login for commentKomentar
emma
Kalau diliat dari apresiasinya si bagus bagus dan sepertinya cocok banget jadi pemimpin
princess
wah kalau sebuah kota dipimpin miliarder apa jadinya yah, pasti hebat sekali ini

Event

Batik, Fashion & Craft Bandung Geulis 201720 Desember 2017 - 24 Desember 2017
STIKES ‘Aisyiyah Surakarta Job Fair 201720 Desember 2017 - 20 Desember 2017
Kicks Con30 November 2017 - 03 Desember 2017
+ index